Jumat, 24 Oktober 2014

Gula Pasir vs Gula Batu vs Gula Merah


Gula adalah pemanis makanan yang banyak disukai orang. Penggunaan gula biasanya dengan cara menambahkan pada makanan dan minuman, jarang orang yang mengonsumsi gula secara langsung.
Di masyarakat, ada 3 jenis gula yang dikenal, yaitu gula pasir, gula batu dan gula merah. Namun meskipun sama-sama manis rasanya, ternyata antara gula pasir, gula batu, dan gula merah mempunyai dampak yang berbeda bagi tubuh, khususnya pankreas.

Gula pasir adalah jenis gula yang berbentuk butiran kecil seperti pasir (putih kecoklatan). Gula pasir merupakan jenis gula yang paling banyak digunakan untuk konsumsi sehari-hari. Karena bentuknya yang berupa butiran kecil, gula pasir mudah larut dalam makanan dan minuman sehingga mudah digunakan.
 
Namun demikian tahukah Andaa dampak penggunaan gula pasir terhadap pankreas? Untuk mengubah gula pasir menjadi gula darah, tubuh hanya memerlukan waktu 3 menit. Tetapi untuk mengubah gula darah menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot, pankreas memerlukan waktu kira-kira 140 menit. Mengapa?

Proses pembuatannya, gula pasir dipanaskan sampai dengan 400 derajat Celcius. Semakin tinggi proses pemanasan makanan, makanan akan semakin sulit dicerna. Dalam satu hari, pankreas yang normal hanya mampu mengubah 5 gram (½ sendok) gula pasir menjadi energi. Bagaimana jika kita mengkonsumsi lebih dari ½ sendok gula pasir?

Sisa gula pasir yang tidak bisa diproses oleh pankreas akan tertimbun dalam tubuh menjadi gula darah dan lemak. Lama-kelamaan tubuh kita akan terkena penyakit diabetes. Jadi, apakah kita masih tertarik mengkonsumsi gula pasir?

Selanjutnya adalah gula batu, adalah gula yang berbentuk seperti batu (bening/putih, mirip dengan es batu). Proses pembuatannya hampir sama dengan gula pasir, namun suhu yang diperlukan untuk memprosesnya tidak setinggi pada gula pasir. Dalam satu hari, pankreas yang normal mampu mengubah 60 gram (sekitar 6 sendok makan) gula batu menjadi energi. Dengan demikian, gula batu tergolong lebih sehat dibanding gula pasir.

Yang terakhir adalah gula merah (dikenal juga dengan nama gula Jawa) adalah gula yang dibuat dari bunga pohon kelapa/aren, biasanya lebih sering digunakan untuk bumbu dapur. Dalam satu hari, pankreas yang normal mampu mengubah 90 gram (sekitar 9 sendok makan) gula merah menjadi energi. Jika dibandingkan, gula merah adalah gula yang paling sehat di antara gula pasir dan gula batu.

Supaya pankreas Anda tidak kelelahan dan tetap sehat, sebaiknya kita mengurangi konsumsi gula, baik itu gula merah, gula batu, terlebih lagi gula pasir. Pankreas mempunyai batas kemampuan untuk mengubah gula menjadi energi, dan jika pankreas sudah tidak mampu melakukan tugasnya, maka tubuh bisa terkena penyakit diabetes.


Untukmu yang Mengharamkan Kata “Jangan”, Adakah Engkau Telah Melupakan Kitabmu?

“Al-Qur’an itu kuno,  Bu, konservatif, out of dated!. Kita telah lama hidup dalam nuansa humanis, tetapi Al-Qur’an masih menggunakan pemaksaan atas aturan tertentu yang diinginkan Tuhan dengan rupa perintah dan larangan di saat riset membuktikan kalau pemberian motivasi dan pilihan itu lebih baik. Al-Qur’an masih memakai ratusan kata ‘jangan’ di saat para psikolog dan pakar parenting telah lama meninggalkannya. Apakah Tuhan tidak paham kalau penggunaan negasi yang kasar itu dapat memicu agresifitas anak-anak, perasaan divonis, dan tertutupnya jalur dialog?“ Katanya sambil duduk di atas sofa dan kakinya diangkat ke atas meja.
Pernahkan Bapak dan Ibu sekalian membayangkan kalau pernyataan dan sikap itu terjadi pada anak kita, suatu saat nanti?
Itu mungkin saja terjadi jika kita terus menerus mendidiknya dengan pola didikan Barat yang tidak memberi batasan tegas soal aturan dan hukum. Mungkin saja anak kita menjadi demikian hanya gara-gara sejak dini ia tidak pernah dilarang atau mengenal negasi ‘jangan’.
Saat ini, sejak bergesernya teori psikoanalisa (Freud dan kawan-kawan) kemudian disusul behaviorisme (Pavlov dan kawan-kawan), isu humanism dalam mendidik anak terus disuarakan. Mereka membuang kata “Jangan” dalam proses mendidik anak-anak kita dengan alasan itu melukai rasa kemanusiaan, menjatuhkan harga diri anak pada posisi bersalah, dan menutup pintu dialog. Ini tidak menjadi masalah karena norma apapun menghargai nilai humanisme.
Tidak perlu ditutupi bahwa parenting telah menjadi barang dagangan yang laris dijual. Ada begitu banyak lembaga psikologi terapan, dari yang professional sampai yang amatiran dengan trainer yang baru lulus pelatihan kemarin sore. Promosi begitu gencar, rayuan begitu indah dan penampilan mereka begitu memukau. Mereka selalu menyarankan, salah satunya agar kita membuang kata “jangan” ketika berinteraksi dengan anak-anak. Para orang tua muda terkagum-kagum member applausa. Sebagian tampak berjilbab, bahkan jilbab besar. Sampai di sini [mungkin] juga sepertinya tidak ada yang salah.
Tetapi pertanyaan besar layak dilontarkan kepada para pendidik muslim, apalagi mereka yang terlibat dalam dakwah dan perjuangan syariat Islam. Pertanyaan itu adalah “Adakah Engkau telah melupakan Kitabmu yang di dalamnya berisi aturan-aturan tegas? Adakah engkau lupa bahwa lebih dari 500 kalimat dalam ayat Al-Qur’an menggunakan kata “jangan”?
Salah satu contoh terbaik adalah catatan Kitabullah tentang Luqman Al-Hakim, Surah Luqman ayat 12 sampai 19. Kisah ini dibuka dengan penekanan Allah bahwa Luqman itu orang yang Dia beri hikmah, orang arif yang secara tersirat kita diperintahkan untuk meneladaninya (“walaqod ataina luqmanal hikmah..”dst)
Apa bunyi ayat yang kemudian muncul? Ayat 13 lebih tegas menceritakan bahwa Luqman itu berkata kepada anaknya “Wahai anakku, JANGANLAH  engkau menyekutukan Allah. Sesungguhnya syirik itu termasuk dosa yang besar”.
Sampai pada ayat 19, ada 4 kata “laa” (jangan) yang dilontarkan oleh Luqman kepada  anaknya, yaitu “laa tusyrik billah”, “fa laa tuthi’humaa”, “Wa laa tusha’ir khaddaka linnaasi”, dan “wa laa tamsyi fil ardli maraha”
Luqman tidak perlu mengganti kata “jangan menyekutukan Allah” dengan (misalnya) “esakanlah Allah”. Pun demikian   dengan “Laa” yang lain, tidak diganti dengan kata-kata kebalikan yang bersifat anjuran.
Adakah pribadi psikolog atau pakar patenting pencetus aneka teori ‘modern’ yang melebihi kemuliaan dan senioritas Luqman?  Tidak ada. Luqman bukan nabi, tetapi namanya diabadikan oleh Allah dalam Kitab suci karena ketinggian ilmunya. Dan tidak satupun ada nama psikolog kita temukan dalam kitabullah itu.
Membuang kata “jangan” justru menjadikan anak hanya dimanja oleh pilihan yang serba benar. Ia tidak memukul teman bukan karena mengerti bahwa memukul itu terlarang, tetapi karena lebih memilih berdamai. Ia tidak sombong bukan karena kesombongan itu dosa, melainkan hanya karena menganggap rendah hati itu lebih aman baginya. Dan, kelak, ia tidak berzina bukan karena takut dosa, tetapi karena menganggap bahwa menahan nafsu itu pilihan yang dianjurkan orang tuanya.
Anak-anak hasil didikan tanpa “jangan” berisiko tidak punya “sense of syariah” dan keterikatan hukum. Mereka akan sangat tidak peduli melihat kemaksiyatan bertebaran karena dalam hatinya berkata “itu pilihan mereka, saya tidak demikian”. Mereka bungkam melihat penistaan agama karena otaknya berbunyi “mereka memang begitu, yang penting saya tidak melakukannya”.
Itulah sebenar-benar paham liberal, yang ‘humanis’, toleran, dan menghargai pilihan-pilihan.
Jadi, yakini dan praktikkanlah teori parenting Barat itu agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi liberal. Simpan saja Al-Qur’an di lemari paling dalam dan tunggulah suatu saat akan datang suatu pemandangan yang sama seperti kutipan kalimat di awal tulisan ini.

Minggu, 12 Oktober 2014

Indonesia (Bukan Lagi) Negara Maritim, Kepulauan, Agraris, Macan Asia, Lumbung Padi Dunia dan Paru-Paru Dunia





“Siapa yang tau Julukan Indonesia???”

Pertanyaan itu sangat-sangat saya kenal jaman dulu, waktu saya masih Sekolah Dasar. Berulang kali guru IPS saya buat games berupa quis kelompok, semacam cerdas cermat zaman dulu lah. Dari dulu, ibu guru saya ini suka mengasah pengetahuan muridnya. Dan pertanyaan favorit nya ya itu tadi. Dan terpaksa jelasin semua julukan Indonesia, mulai negara Maritim, Agraris, Macan Asia, Lumbung Padi Dunia dan Paru-paru Dunia. Pada saat itu, dengan bangganya kami satu persatu menjelaskan kelebihan Indonesia itu..
Dulu, kami mengetahui julukan itu dari buku cetak dan Guru kami tentunya. Karena berdasarkan data statistik yang ada, memang kondisi Indonesia pada kala itu, era 1990-an sedang makmur-makmurnya.


Indonesia (bukan lagi) lumbung padi dunia

Kini julukan itu satu persatu telah menghilang. Mulai dari Indonesia Lumbung Padi Dunia. Seiring lengsernya masa Orde Baru dulu, kebijakan lumbung desa/padi yang menjaga kesejahteraan petani itu makin lama makin tidak diurus pemerintah. Akibatnya, stok padi negara tidak mencukupi stok pangan penduduk Indonesia yang kian bertambah. Untuk menanggulanginya, pemerintah mulai mengimpor padi dari negara lain, termasuk Thailand. Semenjak Indonesia meninggalkan kebijakan lumbung padi, Thailand mulai menerapkan kebijakan itu di negaranya dan dampaknya? Thailand sukses menjadi lumbung padi Asia.


Indonesia (bukan lagi) Macan Asia

Sejalan dengan itu, Indonesia juga kehilangan gelar Macan Asia. Lengsernya Orde Baru, membuat segala bidang direformasi besar-besaran. Indonesia yang dulunya disegani dalam segala bidang oleh Negara lain (termasuk Amerika), mulai dari sosial, budaya, keaneka ragaman alamnya, kekayaan bangsa dan juga angkatan dan kekuatan pertahanan bangsa,  kini mulai kehilangan ‘keperkasaannya’. Tidak ingin terjadinya era diktator yang menyengsarakan rakyat kembali, membuat negeri ini seolah membuka gerbang seluas-luasnya kepada semua negara Asing untuk melakukan pengembangan disegala bidang. Dan akibatnya? Indonesia kini tak bertaring di dunia internasional, dan hanya bisa manggut-manggut..


Indonesia (terancam bukan lagi) Negara Kepulauan

Pada tahun 2008, Indonesia digemparkan oleh berita pulau Ambalat dicaplok Malaysia sebagai bagian negaranya. Dan tahun 2014 sekarang pun, negeri sempat digemparkan adanya situs yang menawarkan pulau di Indonesia untuk dijual. Melihat lemahnya usaha pemerintah dalam melindungi pulau Negeri ini yang jumlahnya kini 13.466, bukan tidak mungkin Indonesia tidak lagi menyandang Negara Kepulauan kedepannya.


Indonesia (bukan lagi) Negara Maritim

Jauh sebelum era kolonialisme yang berlangsung lebih dari tiga abad, masyarakat Indonesia adalah orang-orang yang berorientasi maritim yang dapat terindikasi dari warna budayanya serta juga sistem pemerintahannya yang bercorak maritim. Namun, setelah masa kolonial, terjadi pergeseran karakteristik bangsa Indonesia secara sistematis karena pengaruh para kolonialis yang didominasi oleh dasar pemikiran kontinental yang kemudian mengikis pemahaman asli bangsa Indonesia yang sejatinya berjati diri sebagai bangsa maritim.

Sebagai konsekuensi dari perubahan pola pikir tersebut, prioritas kebijakan pembangunan nasional pun bergeser jauh tanpa mempertimbangkan lagi sektor maritim sebagai faktor penting di tataran strategis perkembangan bangsa.
Tindakan ini sangat disesalkan karena merupakan indikasi yang sangat jelas bahwa negara dengan sengaja mengabaikan aset dan mungkin juga kekuatan terbesarnya. Arah perkembangan ekonominasional yang lebih menekankan pada sektor agraria (agrikultur) daripada sektor maritim (akuakultur) sudah terjadi selama lebih dari tiga dekade di bawah rezim Orde Baru dan masih berlanjut hingga sekarang.

Akibatnya, Indonesia lebih dilihat sebagai negara yang berorientasi pada pertanian daripada berorientasi pada maritim. Sudut pandang demikian juga membuat fokus pengembangan wilayah yang lebih ke arah daratan, yang juga berefek samping pada pengabaian pembangunan di wilayah pesisir, belum lagi pembangunan pulau-pulau kecil di daerah perbatasan. Hal itu jelas dapat kita lihat, taraf hidup para nelayan masih dibawah layak terutama di daerah-daerah tak tersentuh perhatian permerintah.


Indonesia (bukan lagi) Negara Agraris

Indonesia dulunya dikenal negara Agraris, dimana mampu mengembangkan aspek pertaniannya dengan baik. Segala komoditi pertanian yang dibuat oleh petani negara sendiri, mampu menjaga keseimbangan pangan negara sehingga tidak perlu mengimpor dari negara lain. Namun, seiring telah dilakukannya pasar bebas Asean di Indonesia, komoditas asli seakan tersingkir karena ‘kalah saing’ dengan komoditas asing yang lebih unggul. Ketidakpekaan pemerintah terhadap kondisi petani, membuat perkembangan pertanian stagnan atau berdiri ditempat. Akibatnya, pertanian Indonesia kian tertinggal dari asing.

Padahal, ketertinggalan itu bukanlah karena kondisi lingkungan yang tidak mendukung, karena tanah kita kan tanah surga. Sungguh disayangkan..


Indonesia (bukan lagi) Paru-Paru Dunia

Dulu, indonesia bisa berbangga hati karena dianugerahi hutan yang begitu lebat dan terbentang luas dari Sabang sampai Marauke. Kehijauan hutan yang ada dianalogikan sebagai paru-paru dunia. Karena, pasokan oksigen dunia dipegang sebagiannya oleh Indonesia.  Namun kini, paru-paru itu tengah sakit, ya sakit kanker paru-paru. Kok Bisa??

Kondisi hutan kini tak karu-karuan. Ribuan titik api(hotspot) dibuat orang tak bertanggung jawab di hutan Indonesia, terutama hutan Sumatera dan Kalimantan. Tujuan utamanya adalah keserakahan. Tangan kotor manusia dengan sengaja menghancurkan hutan indonesia, ilegal logging dan perubahan lahan hutan menjadi lahan kelapa sawit contohnya adalah kegiatan yang seolah lazim dilakukan. Akibatnya??

Hutan semakin gundul. Tak ada lagi produsen oksigen, kepunahan flora dan fauna khas indonesia dan yang pastinya bakal banyak bencana dimana-mana. contoh bencananya banjir, banjir bandang, tanah longsor, kekeringan. Dan dampak langsungnya adalah Asap. Asap menyerang daerah terbakar dan daerah tetangganya. Akibatnya orang-orang yang tak berdosa pun menjadi korban. Banyak orang yang terserang penyakit pernafasan, penerbangan dan transportasi terganggu, dan mengurangi minat turis berkunjung ke Indonesia.

Dampak asap bahkan sampai dirasakan negara tetangga. Hal tersebut sempat membuat Indonesia - Malaysia bersitegang sesaat. Hal tersebut membuat julukan Indonesia tercoreng, Indonesia kini menjadi Negara Perokok Dunia.


Artikel ini saya tulis hanya sebagai opini dan bentuk kritikan saya terhadap kondisi Indonesia kini. Semoga kedepannya Indonesia menjadi lebih baik lagi.. hopes never die~~

Sabtu, 11 Oktober 2014

Komik-komik yang recomended (versi-1)

Dari dulu sampek sekarang ntah kenapa suka bgt sama komik. Bukan untuk dikoleksi (kalau novel atau jenis buku lain sih iya, dibeli tapi ga dibaca..), tapi untuk dibaca. Nggak tau kenapa nih otak lebih Nyess kalo baca komik, walau serumit apapun ceritanya tapi masih agak-agak lebih nangkep daripada baca tulisan tebel minta ampun.. 

Dari sekian banyak komik yang udah di baca, sempet bingung menyeleksinya.. tapi akhirnya LullabiesLullaby merilis 15 komik yang recommended dibaca (versi-1). Sangking bingungnya, nggak tega ga masukin yang lain. List ini nggak termasuk komik-komik best seller yang sudah terkenal duluan (kayak One Piece, Conan, Fairy Tails, Doraemon, Naruto dan kawan-kawannya). Kasian kan kalo disaingin, padahal ceritanya sama-sama bagus.

Nah ini nama-namanya... Check this out~~


1. 7 Seeds (Tomura Yumi)


Mungkin yang terlintas pertama kali liat covernya, ahh jelek.. serem.. komik jadul, blaa blaa blaaa.. Tapi ketahuilah anak muda, ini komik super keren, kreatif dan jempol deh pokoknya. 7Seeds ini bertemakan fiksi, misteri dan dibubuhkan drama di dalamnya.Komik ini udah lama dari mulai 2001 dan belum tamat sampai sekarang. Alasannya bukan karena kepanjangan seperti sinetron, tapi karena produksinya yang bermasalah, yang mengharuskan hanya terbit setahun sekali, bahkan bisa nggak terbit-terbit sampek waktu nggak ditentuin. Pada tahun 2007 7Seeds ini pernah meraih predikat komik terbaik kategori komik cewek versi Penghargaan Manga Shogakukan ke-52 tahun 2007. 

Ceritanya untuk 7Seeds : 

Kehidupan manusia akan lenyap!!,diperkirakan beberapa meteor raksasa akan menghantam bumi. Tanpa diketahui masyarakat, para petinggi dunia telah mengetahui dan memprediksikan hal ini sejak lama. Karena itu, agar manusia tak punah seluruhnya, pemerintah di masing-masing negara mencari cara agar bisa bertahan. Cara yang diambil Jepang adalah mengambil orang-orang terpilih untuk dibekukan agar bisa melewati ‘kiamat’ itu dan bangkit kembali di masa depan. Maka dipilihlah 7 orang manusia dalam satu tim, yang (nyaris) sempurna, dalam artian: fisiknya sangat sehat, memiliki kemampuan reproduksi yg baik, dan minimal memiliki satu bidang keahlian. Orang-orang itu dikumpulkan dalam 5 tim, tepatnya 4 tim unggulan dan satu tim bayangan. Ditambah dengan 5 orang yang menjadi pemandu tim masing-masing. Sebagian besar dari 28 manusia pilihan ini tidak tahu bahwa mereka terpilih dalam proyek ini. Saat mereka tidur, tubuh mereka dibawa dan dibekukan dengan cara hibernasi, yang membuat jantung mereka berdetak sangat lambat. Tubuh mereka lalu dimasukkan dalam sebuah fasilitas canggih yang akan melindungi mereka dari keadaan apapun yang terjadi di luar sana, juga akan mencairkan mereka saat kondisi dinilai telah aman dan dapat ditinggali manusia lagi.
Masing-masing tim dibekukan di tempat yang berbeda-beda dan saling berjauhan. Tim ini mempunyai nama-nama musim. Tim musim panas A dan B, tim musim dingin, tim musim semi dan tim musim gugur. Masing-masing tim juga punya kisah tersendiri. Tim musim gugur, yang dipenuhi dengan orang-orang jenius, tetapi tidak punya hati. Tim musim dingin, yang kisahnya amat tragis. Tim musim semi, dimana salah satu anggotanya, Hana Suguruno, adalah putri dari dua orang yang terlibat langsung dengan penelitian untuk pembekuan itu. Yang paling berbeda kisahnya adalah tim musim panas A dan tim musim panas B, dimana salah satu anggotanya merupakan kekasih Hana. Masing-masing kelompok akan menemui permasalahan yang rumit setelahnya, termasuk permasalahan pribadi antar kelompok dan  Bagaimana kisah selanjutnya?? Apakah mereka berhasil bertahan dari musnahnya peradaban?? Silakan dibaca yaa...

Komik ini sedikit rumit dan kompleks dan bergenre dewasa. Jadi, yang belum cukup umur belum bisa di baca yaa..




2. Hotaru's Lights (Satoru Hiura) dan Miso-Com (Rika Yonezawa)

Ini adalah dua komik bertemakan Dewasa (Eitss.. bukan yang nggak-nggak, cuma isinya menceritakan tentang kehidupan wanita dewasa) yang berbeda, namun inti ceritanya memiliki kesamaan makanya digabungin aja..



Kedua komik ini sama-sama menceritakan kehidupan wanita usia 30tahun yang belum laku-laku sampai dijuluki Ikan kering (Hotaru's Light) dan Cewek Pasif (Miso-Com). Yakk.. keduanya wanita karir yang sama-sama mengharapkan cinta datang kepadanya. Jadi bagi perempuan yang masih single, komik ini mungkin bisa jadi kamu banget.

Ceritanya untuk Hotaru's Light 

Seorang karyawati bernama Hotaru, usia udah hampir tiga puluh tahun, masih jomblo, selalu berusaha tampil sempurna di kantor, tapi saat sendirian di rumah kembali menjelma menjadi dirinya yang asli : berantakan dan acak-acakan. Konflik dimulai saat kepala bagiannya di kantor mengklaim rumah tempat tinggal Hotaru sebagai rumahnya. Eh ternyata, Bosnya tersebut adalah anak pemilik rumah tempat Hotaru tinggal. Akhirnya mereka pun terpaksa hidup bersama. Hotaru yang pemalas dan berantakan terpaksa berbagi tempat tinggal dengan bosnya yang rapi dan perfeksionis. Bisakah Hotaru tahan hidup bersama bosnya? Bisakah Hotaru melepas gelar Ikan Kering??

Ceritanya untuk Miso Com :

Si Emi Noro yg udah kebelet mau nikah malah diputusin ama pacarnya yg masih belom siap merit, hanya karena pengen mengetes rasa cinta pasangannya. Yg bikin Noro blingsatan, si mantan malah langsung kawin ama cewek yg baru dikenal 2 bulan! Itupun bukan karna MBA (Married by Accident) Apa gak sial itu namanya?! Akhirnya Emi Noro bertekad utk serius mencari 'suami' bukannya pria yg hanya mau pacaran saja. Dimulailah petualangan Emi Noro dalam berburu mangsa.. Segala cara ditempuhnya untuk bisa melepas ketidaklakuannya. Oh iya, Komik ini penuh dengan tips-tips bagi kamu yang jomblo, termasuk untuk para cewek pasif dan cowok pasif.


3.Great Teacher Onizuka/GTO (Toru Fujisawa) dan Gokusen (Kozueko Morimoto)




Dua komik ini bukan serial cantik atau shoujo, jadi bagi yang agak alergi dengan serial cantik, bisa agak-agak dibaca... 
Ini komik beda judul dan beda pengarang (pastinyaaa...). Tapi karena latar belakangnya dan temanya sama tentang sekolah dan pendidikan. Makanya enaknya digabungin aja ya. 

Ceritanya untuk GTO
Eikichi Onizuka, 22 tahun, adalah mantan pemimpin geng motor yang tidak tahu apa yang dilakukan dalam hidupnya. Dia bertemu seorang gadis yang mengobarkan keinginannya untuk menjadi seorang guru.
Onizuka berhasil menjadi guru di kemudian hari, namun Onizuka tidaklah sama dengan guru-guru yang sudah ada. Wataknya keras karena dia pernah menjadi anggota geng. Dia juga memiliki sifat sangat cuek dan tidak memedulikan tata krama yang ada. Dengan perilaku semacam itu, dia memecahkan berbagai masalah hubungan antarmurid di kelasnya dangan cara yang tidak biasa, seperti mengancam murid yang sok jagoan dengan ancaman akan menjatuhkannya dari atas gedung.
Dengan wataknya yang tidak biasa itu, dia dibenci hampir semua orang di sekolah. Akan tetapi, pada akhirnya, banyak yang menyadari bahwa Onizuka adalah orang yang berjiwa bersih dan bisa mengatasi setiap permasalahan yang dialami murid maupun rekan sejawatnya. Oh iya, Komik ini bergenre remaja dan 18 keatas. Jadi, yang belum cukup umur belum bisa di baca yaa..

Ceritanya untuk Gokusen: 

Kumiko Yamaguchi,seorang guru muda idealis yang masuk Shirokin Gakuen dengan harapan membuat perbedaan dalam kehidupan siswa, dalam kekacauan ketika dia harus menjadi guru wali kelas 3-D, kelas yang paling sulit diatur di sekolah. Para siswa dengan rambut multi warna dan seragam yang tidak sesuai aturan sama sekali tidak hormat padanya. Pemimpin kelas, Sawada Shin malas tapi cerdas dan menunjukkan ketertarikan pada Yamaguchi ketika ia melihat bahwa dia sangat berbeda dari guru lainnya. Para siswa mencoba menggertaknya untuk membuat dia berhenti, tetapi usaha mereka tidak berhasil. Kegagalan itu tejadi karena ia punya satu rahasia besar. Apa rahasianya itu?? Silakan dibaca yaa..



4. Piano Hutan a.k.a. Piano no Mori: The Perfect World of Kai (Isshiki Makoto)


Bagi kamu yang suka musik, dan mengerti tentang aliran klasik. Komik Piano Hutan ini pas banget untuk dibaca. Disini kamu bakal mengenal lebih dalam tentang tokoh dan lagu klasik yang melegenda, yang mungkin selama ini hanya mengenal sebatas nama aja. Komik ini bisa memberi inspirasi bagi yang bingung "kelebihanku apa yaa..?"

Ceritanya untuk Piano Hutan: 
Komik ini menceritakan tentang Kai Ichinose. Dia adalah putra seorang pelacur bernama Rei Ichinose yang tinggal di kawasan pinggir hutan. Ia brutal, suka membolos dan tak peduli dengan hal yang terjadi di sekitarnya. Kai lahir sebagai anak laki-laki yang berwajah cantik dan tidak selalu diterima karena status ibunya. Pada usia 7 tahun, Kai menemukan sebuah piano di sebuah hutan yang terbengkalai yang dulunya milik seorang pianis terkenal bernama Ajino Sosuke. Kai mencoba memainkan tuts-tutsnya setiap hari dan mulai bisa langsung memainkan lagu-lagu yang baru didengarnya untuk pertama kali dengan sempurna. Dan ternyata Piano Hutan yang sudah rusak memilih Kai untuk menjadi Ajino kedua. Kai kaget ketika dia tahu bahwa Ajino adalah guru musik di sekolahnya. Mereka berteman akrab dan Ajino dengan senang hati mengajarkan teknik -teknik bermain piano yang formal. Kai yang berteman dengan Shuhei Amamiya putra Yuichiro Amamiya yang merupakan pianis terkenal pun mulai mengerti mengenai seluk beluk dunia piano. Ajino bahkan berencana untuk membawa Kai ke kompetisi piano tingkat internasional. Dapatkah Kai Ichinose menjadi pianis yang internasional yang membanggakan? Silakan di baca yakk..


5. Hai,Miiko! (Ono Eriko) dan Yotsuba&! (Kiyohiko Azuma)

Dua Komik berikut ini kategori ringan, dimana mengangkat cerita anak perempuan yang ceria. Kehidupan yang masih polos layaknya anak kecil dan dibumbui cinta monyet di masa SD, dimana rasa suka masih malu di utarakan dan hanya bisa diutarakan dengan mengganggu yang disukai, membuat komik Hai Miiko ini menarik,menghibur dan tidak bosan membacanya. Sedangkan, Yotsuba, anak yang berusia lebih muda (dari tokoh Miiko) dan penuh dengan sifat ceria, polos, lucu dan rasa ingin tahu yang kuat terhadap sesuatu, membuat komik Yotsuba ini simpel,menarik dan lucu.






6. Baby And I (Marimo Ragawa)


 

Satu lagi komik ringan yang bertemakan keluarga, yaitu Baby and I. Komik ini udah pernah dianimekan memang beberapa tahun yang lalu. Walaupun udah ada animenya, tapi memang lebih dapat lucunya kalo baca komiknya langsung, makanya ikut masuk chart deh.

Ceritanya untuk Baby And I: 

Beban kehidupan anak laki-laki (Takuya) yang masih 5 SD mendadak menjadi berat, setelah ibunya meninggal karena kecelakaan. Ayahnya yang harus kerja dari pagi sampai malam memaksa ia harus merawat adiknya, minoru, yang baru berusia 2 tahun, padahal ia sendiri masih kecil. Pertentangan dan gejolak di dalam dirinya pun terjadi. Sanggupkah Takuya menghadapi beban hidupnya yang berat? Silakan di baca yak..

Eitss.. Kalau dari kalimat di atas mungkin kesannya anime ini bernuansa suram ya...?? Jangan salah!! Banyak adegan lucu didalamnya. Pokoknya keren abis !!! Anime ini wajib ditonton oleh mereka yang mencintai keluarga.



7. 20th Century Boys (Naoki Urasawa)

Saya sangat merekomendasikan manga ini untuk dibaca semua penggemar manga atau penggemar cerita suspense/supernatural/action/psychological/mystery. Oh ya, biarpun ceritanya keliatan agak berat, tapi manga ini enak diikutin kok, karena pengarangnya sering kali menyelipkan unsur humor di dalamnya. Yang jelas, kalo udah sekali baca manga ini, pasti gak bakalan berhenti baca sampai akhir.
(Nb: Komik ini terbitan pada tahun 1999, jadi udah cukup lama ya..)


Ceritanya untuk 20th Century Boys : 
Komik ini menceritakan tentang Kenji, yang terlibat dengan sebuah organisasi misterius bernama "Sahabat". Organisasi tersebut kemudian dicurigai Kenji sebagai dalang di balik bencana dan kejadian misterius di Jepang. Yang membuat Kenji merasa aneh adalah semua kejadian tersebut merupakan realisasi dari mimpi dan rencananya saat kecil.
Di masa kecilnya, Kenji bersama-sama temannya membuat sebuah khayalan tentang masa depan seperti tentang terjadinya serangan monster raksasa yang menghancurkan Tokyo pada malam tahun baru 2000. Dan disertai dengan serangan virus di berbagai kota besar dunia lainnya. Ramalan ini lalu ditulis dalam "Buku Ramalan".
Ketika dewasa, Kenji harus berjuang mengumpulkan kembali teman-teman kecilnya dulu, untuk mencari tahu siapakah "Sahabat" yang mencontek khayalan masa kecil mereka.
Dan puncaknya ketika pergantian tahun 2000, ketika "Sahabat" sudah menggalang kekuatan dan menginfiltrasi segala hal dari kepolisian, pemerintahan dan politik, Kenji dicap sebagai teroris yang mendalangi bencana monster dan virus yang terjadi di dunia, terutama di Jepang.
Tahun 2014 Endo Kanna berniat melanjutkan perjuangan pamannya untuk melawan sahabat.Teman-teman kenji berkumpul kembali dan menyusun strategi perang.Namun pada tahun 2015.Sahabat terbunuh pada saat upacara pembukaan expo '15. Sahabat hidup kembali dan menyelamatkan sri paus dari terjangan peluru. Kemudian sesuai dengan buku ramalan yang dibuat kenji dan kawan-kawan.Virus kembali menyebar di seluruh dunia dan merenggut banyak korban. Bagaimanakah akhir dari perjuangan Kenji dan Kanna? Silakan dibaca yakk..

Yang membuat kagum pada manga ini tentu karena ceritanya yang bagus dan kuat. Kisah seputar konspirasi memang selalu menarik perhatian. Dan apakah Urasawa Naoki dulu hendak menyampaikan sesuatu melalui manga ini? Selain itu, di sini juga kita ditunjukan bahwa imajinasi masa kecil tentang penaklukan dan penyelamatan dunia memang sering kali terlihat keren, tapi ketika hal tersebut menjadi kenyataan, apakah kita masih bisa menyebut itu sebagai hal yang keren?


8. Haruka 17 (Sayaka Yamazaki) dan The war of the Roses (Yukari Koyama)

Dua komik ini memiliki tema yang sama yaitu dunia modelling. Komik bergenre Shoujo ini menceritakan seberapa beratnya perjuangan menjadi model di jepang. Komik ini penuh intrik dan persaingan, makanya kadang macem ngerasa liat sinetron di Indonesia.

 

Ceritanya untuk Haruka17: 
Haruka adalah seorang gadis berusia 22 tahun yang sangat pintar dan baru saja lulus kuliah. Dia sedang berusaha keras untuk memperoleh pekerjaan. Dia merasa terpaksa ketika menerima pekerjaan sebagai manajer di sebuah agen pencari bakat. Masalahnya adalah... Bos Haruka memintanya menjadi seorang artis, ketimbang jadi manager di situ. Haruka diminta berpose sebagai seorang gadis model berusia 17 tahun. Walaupun pada awalnya Haruka merasa bingung dengan segala situasi yang diluar harapannya, tapi pada akhirnya Haruka menemukan bakat tersembunyinya untuk menjadi seorang artis idola. Dia mendapatkan dirinya sebagai seorang gadis yang menarik, dan bertekad dengan sungguh-sungguh untuk menjadi seoarang idola sejati. Namun, impian tak seindah bayangan, dalam mewujudkan impiannya, ia mendapat banyak masalah. Sanggupkah Haruka mencapai mimpinya? Silakan dibaca...

Ceritanya untuk War of Roses: 
Makoto Miki adalah ibu rumah tangga yang setiap hari kerepotan mengurus anak-anak tanpa pernah bisa mengurus diri sendiri lagi. Ia berpikir bahwa meski ia sudah tak cantik lagi, asalkan kehidupan rumah tangganya harmonis, ia sama sekali tak keberatan. Akan tetapi, saat ia mengetahui bahwa suaminya berselingkuh dengan calon istri bawahannya, ia merasa perlu mempercantik diri untuk menarik hati suaminya kembali. Berawal dari program diet di sebuah majalah, mata Makoto terbuka pada dunia model. Awalnya, ia hanya ingin mempercantik diri semata-mata demi suaminya saja, tetapi saat suaminya tak memberikan respon positif pada kecantikannya, ia pun bertekad menekuni modeling. Meski dirinya akan mendapatkan kesulitan karena itu, bagaimana pun caranya ia tak ingin kehilangan sisi kewanitaannya di depan orang lain, tak terkecuali suaminya. Bagaimana perjuangan Makoto di dunia model yang keras? Akankah ia mendapatkan impiannya juga hati suaminya? 
Meski tema perselingkuhan sering diangkat di komik dewasa, perjuangan ibu rumah tangga yang ingin merambahi dunia model karena menjadi korban perselingkuhan menjadi topik yang perlu digarisbawahi. Seorang emak-emak pengen jadi model?? Nggak kebayangkan?? Silakan dibaca..


9. Attack on Titans (Hajime Isayama)

 

Komik ini adalah salah satu komik terbaik saat ini, tema yang diangkat baru dan belum ada sebelumnya. Kemunculan cerita ini mendapat respon positif dari para pembaca, dan telah memenangkan berbagai award.

Ceritanya untuk Attack on Titans:
Dunia manusia diserang!!! Umat manusia berlindung di balik tembok besar karena takut oleh serangan mendadak para raksasa yang mereka sebut Titan. Ukuran Titan bervariasi mulai dari yang setinggi 3 meter hingga belasan bahkan puluhan meter.

Para Titan memburu manusia tak lain adalah untuk dijadikan makanan oleh mereka. Teror berlangsung hingga akhirnya manusia pun membentuk pasukan berkemampuan tinggi dengan alat-alat khusus untuk memusnahkan Titan.

Diceritakan, terdapat seorang pemuda bernama Eren Yeager yang memiliki keberanian sangat tinggi di daerahnya. Bersama orang tua serta saudari angkatnya, Mikasa Ackerman, Eren bertahan hidup di balik tembok raksasa di daerah Shiganshina. Mereka memiliki teman yang cerdas bernama Armin Arlert. Ketiganya telah akrab sejak masih kecil dan selalu berkumpul di beberapa momen tertentu.

Pada suatu ketika, muncullah Titan kolosal setinggi 60 meter yang menghancurkan tembok raksasa saat mereka sedang bepergian. Celakanya, pecahan tembok yang masih berupa batu menghancurkan beberapa rumah yang berada tak jauh dari situ. Kemunculan Titan Kolosal membuat kondisi kaum manusia semakin mencekam. Dapatkah peradaban manusia terselamatkan? Dibaca yuk.. Dijamin seruu...


10. Bambino! (Sekiya Tetsuji) dan Barista (Muronaga Kumi & Hanagata Rei)
 
Dari cover komik, sepertinya udah tau kedua komik ini bahas apa.. Yupps, makanan. Bambino! membahas tentang profesi chef. Tapi, jangan salah, komik ini tidak hanya membahas tentang resep tapi juga lingkungan kerja di dapur restoran yang mewah, sedangkan Barista membahas tentang profesi barista, yaitu seseorang yang menyiapkan dan melayani kita saat minum kopi dicoffee shop. Selain memiliki keterampilan untuk membuat kopi, barista juga dituntut supaya bisa melayani konsumen dengan segala pengetahuan yang mendalam tentang kopi. Barista yang baik itu harus pandai berinteraksi dengan pelanggannya juga. Namun, dalam menjalankan profesinya tentu tidak mudah. Ada rintangan dan tantangan yang menantinya.

Ceritanya untuk Bambino! :
Shogo Ban adalah seorang mahasiswa yang bekerja paruh waktu di sebuah restoran kecil di kotanya. Sifatnya besar kepala dan percaya diri bahwa ia adalah seorang koki yang handal. Oleh pemilik restoran tempatnya bekerja, Ban direkomendasikan untuk mengisi waktu libur kuliah dengan magang Trattoria Baccanale, sebuah restoran tua yang sangat populer di Roppongi, Tokyo. Dengan gagah perkasa, bahkan cenderung meremehkan, Ban pergi ke Roppongi untuk mulai bekerja. Disinilah ujian sebenarnya dimulai.
Urusan dapur tidak melulu mengenai memasak. Ada hal-hal lain yang sama pentingnya yang tidak boleh diremehkan, apalagi di sebuah dapur Italia yang sangat sibuk. 
Pertama: kecepatan. Dapur yang sibuk tidak punya waktu untuk mengajari ataupun mendengar ocehan Ban (dipanggil Bambino=Bayi). 
Kedua: keahlian. Semua ‘penghuni’ cucina Trattoria punya keahlian memasak yang sesungguhnya. Mereka menguasai teknis memasak yang benar dan cekatan. Mereka tidak akan repot mengoceh tentang sertifikat masak yang sudah mereka dapatkan, tapi langsung menunjukan hasilnya. 
Ketiga: bahasa. Cucina Italiana sudah pasti tempat untuk menyiapkan masakan Italia. Baik bahan makanan maupun menu pesanan akan diberikan dalam bahasa Italia. Kalau tidak tahu, ya Ban harus segera belajar. Sebagai pancingan, komik ini dibagi menjadi beberapa episode  yang sudah tentu dinamai dalam bahasa Italia. Penasaran? 

Ceritanya untuk Barista:
Aoi Kouki adalah seorang barista asal Jepang yang bekerja di salah satu coffee shop di Italia. Suatu hari sebuah perusahaan besar tertarik dengan kemampuan Kouki sebagai seorang barista yang tidak hanya mahir dalam membuat kopi, namun juga mampu melayani pelanggan dengan sangat baik. Mereka berminat untuk mengundangnya bekerja sebagai barista dicoffee shop milik perusahaan Italia yang akan dibuka di Jepang. Kouki awalnya bimbang karena sudah merasa nyaman di tempat kerjanya saat itu, namun akhirnya dia menerima undangan tersebut dan kemudian karir dan perjalanannya sebagai barista di Jepang pun dimulai.


Yang paling disuka dari komik Bambino dan Barista adalah cerita yang disajikan sangat nyata dan teknis. Kejadian-kejadian yang ada di komik ini juga benar-benar dijelaskan dengan baik. Jadi, kita bisa sambil belajar tentang dish dan kopi sambil membaca komik. Komik ini sampai tergolong ‘Science-Fact‘ di sebuah forum! Komik ini sangat membantu kita untuk mengenal dinamika yang dialami seorang chef dan barista saat bekerja, baik dengan teman kerjanya, atasan, dan juga dengan beragam jenis tamu mulai dari yang baik sampai yang menyebalkan. Selamat membacaaa.........

Rabu, 08 Oktober 2014

A touching Advertisement

Keberadaan iklan terkadang dianggap penonton tak penting, terutama di indonesia. Banyak dan tak jarang penonton rela asyik mengganti channel tv untuk menunggu tontonannya walau hanya sekilas lihat saja. Alasannya? Daripada nungguin iklan yang panjang, mending lihat yang lain. Alasan itu nggak seluruhnya salah, karena iklan di Indonesia memang menganut 100% pure kommersial saja.  Para sponsor iklan tidak mau mengiklankan produknya panjang lebar. Singkat padat dan tepat, tujuannya tak lain untuk mencegah biaya yang bengkak nantinya. Padahal, iklan yang singkat itu membuat efek negatif bagi produk mereka sendiri, yaitu makna iklan tak tersampaikan sehingga masyarakat mudah lupa akan produk tersebut. Hal tersebut yang membuat dunia periklanan di Indonesia terkesan asal jadi.

Terkadang memang muncul iklan layanan masyarakat di siaran tivi negeri ini, namun itupun ada masanya. Misalnya pas mau pemilu atau hari-hari nasional, bukan rutin tayang macam tahun 90-an dulu. Penanyangan iklan masyarakat yang ada waktunya itu membuat iklan ini hanya sebagai formalitas dan ala kadarnya.

Biaya produksi iklan mahal karena penggunaan durasi yang panjang, tentu akan terbayarkan apabila dapat menarik minat  masyarakat. Sehingga, satu-satunya cara untuk mencapai itu yaitu membuat iklan yang berbobot. Kekurangan iklan indonesia adalah kurangnya penanaman nilai kehidupan di dalamnya. Karena para sponsor menganggap iklan yang terdramatisasi itu justru membosankan. Padahal,kalau para sponsor di Indonesia mau belajar dari iklan luar negeri, tentu bisa memperbaiki karakteristik periklanan di negeri kita ini.

LullabiesLullaby merilis 10 iklan luar negeri yang dinilai berbobot, ingat ini versi LullabieLulaby. check this out.. 

1. Glenn dan Mr. Kumar "Ministry of Education Singapore" -- Singapore 
Iklan layanan masyarakat dari Ministry of Education Singapore ini berisikan cerita yang banyak terjadi di masyarakat. Bukan seperti iklan persuasif to the point yang ada di Indonesia, iklan ini dinilai lebih nyata dan penuh drama di dalamnya sehingga dapat menimbulkan motivasi tersindiri bagi penontonnya, karena tokoh-tokoh dalam iklan ini nyata dan kisah ini pun berdasarkan kisah nyata. Iklan yang bersifat persuasif terkadang bahkan cenderung membosankan bagi penonton karena berisi informasi yang sudah umum diketahui.


2. Ayah dan Anak Perempuannya "Extra Gum" -- Amerika Utara dan Eropa
Iklan komersial ini simple tapi memiliki makna yang dalam. Tema yang diangkat pun tidak muluk-muluk, dan terjadi di kehidupan nyata. 



3. Lelaki Murah Hati "Thai Life Insurance" -- Thailand
Iklan asuransi jiwa ini tidak seperti iklan asuransi di Indonesia, yang isinya mutlak menjelaskan tentang kelebihan yang dimiliki perusahaan asuransinya ataupun terkadang juga menjelekkan asuransi lainnya. Iklan ini menceritakan hal yang secara eksplisit tidak ada kaitannya dengan asuransi namun dapat meninggalkan bekas yang dalam bagi penontonnya. Hal ini jauh lebih memiliki efek yang nyata bagi penonton.



4. Pak Tua dan Pesawat "Air Deccan" -- India
Iklan maskapai india ini bermula dari kisah pak tua yang mendapat tiket pesawat dari anaknya. Hal ini mengingatkannya pada kecintaan anaknya terhadap pesawat. Walaupun, secara implisit iklan ini menggambarkan pelayanan maskapai yang ramah dan siap melayani para penumpang, namun iklan ini tidak sepenuhnya menceritakan kelebihan maskapai ini. Hal itu, patut dicontoh maskapai di negeri ini.



5. Orang tua dan Anak Lelakinya "Bernas" -- Malaysia
Iklan yang dibuat dalam rangka memperingati Tahun Baru China ini dibuat oleh perusahaan PadiBeras Nasional Berhad (disebut juga BERNAS). Iklan ini menceritakan tentang kegundahan orangtua ibu melihat perubahan sikap anak lelakinya yang tengah memasuki masa remaja.





6. Pak Tua, Anak Lelakinya, dan Kupu-Kupu "Cosmote" -- Romania
Iklan ini disadur dari film "What is that?" karya Konstantinos N. Pilavios. Iklan ini menceritakan tentang kekesalah anak lelaki terhadap ayahnya yang berulang kali menanyakan hal yang sama.



7. Anak kecil dan Lukisan Hitam "Japan Adv. Council" -- Jepang
Iklan ini menceritakan tentang anak kecil yang selalu menggambar kertas hitam di setiap gambarannya. Iklan ini mengajarkan orang tua untuk selalu menggunakan imajinasinya dalam mendorong anaknya.



8. Anak-anak dan Harapan "Turkish Airlines" -- Turki
Iklan ini menceritakan harapan anak-anak yang menginginkan pesawat mendarat di daerah itu. Anak-anak tersebut sempat putus asa, namun akhirnya membuahkan hasil. Pelajaran yang dapat diambil, bahwa penonton harus tetap percaya kepada keyakinannya dalam melakukan segala sesuatu.



9. Keberanian Seorang Ibu "TC Bank" -- Taiwan
Iklan ini menceritakan tentang perjuangan seorang ibu warganegara Taiwan, yang ingin menjumpai anaknya di luar negeri. Iklan ini dibuat berdasarkan kisah nyata.


10. Pengemis buta dan Remaja Lelaki "Hyundai" -- Philipina
Iklan ini mengisahkan seorang remaja yang menolong pengemis buta dengan mengganti petunjuk di sampingnya. Iklan ini mengajarkan kepada penonton dengan mengubah kata, dunia juga dapat berubah.


"Suatu iklan yang sukses bukan dinilai dari seberapa banyaknya iklan itu ditayangkan, tapi seberapa lama penonton dapat mengingat iklan tersebut"